Belum ada judul
Rabu, 21 Februari 2018
Menatap asa
Sebuah detik yang berdetak.
Kini berhenti dan terlelap.
Ingin kaki berlari terhentak.
Asa meradang dan berasap.
Batin merasa berkarat.
Seperti paku tersiram asam berat.
Getas, terbentur, dan rengat.
Pasrah, menyerah, tangan terangkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar