Guru oemar bakrie memulai pagi.
Syair nyinyir untuk penguasa.
Kisah juang yang tak mungkin tamat.
Musuhmu kemiskinan.
Tetap kau lawan demi sesuap nasi.
Dalam ironi sajak perubahan.
Lawanmu bertambah tak berganti.
Kenapa tak cari kerja lain?
Muridmu bengal kini tak takut penggaris.
Harusnya mistar kau ganti belati.
Agar muridmu tau apa arti budi pekerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar