Kamis, 25 Januari 2018

WISANGGENI

Lentik manis kelijak kulihat
Mata sayu kulihat malu
Sebentar kutatap
Tak lama hanya sekejap

Terincit dari kahyangan
Pergi berjinjit pulang bentala
Terpaksa lahir tanpa bapa
Rahim ibu putri dresnala

Candradimuka gunung jamurdipa
Saksi perih lidah api
Besar dalam buaian narada
Jauh bumi bapa kucari

Weruh saduruning winarah
Hapus bumi dari serakah
Sakti tubuh terkandung darah
Moksa hilang setelah sumpah

1 komentar:

  1. Saya baru pertama kali baca puisi dari wayang. Baguss sekali. 👍👍👍

    BalasHapus